Teknik Komputer Jaringan 2 SMKN 5 Pekanbaru

Pages

  • Beranda

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Followers

Label

  • TKJ² SMKN 5 Pekanbaru (4)

Blog Archive

  • ▼  2014 (7)
    • ▼  Agustus (3)
      • Merubah Kepemilikan File
      • Direktory Linux
      • Direktory Linux
    • ►  April (4)
  • ►  2013 (15)
    • ►  Desember (3)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (8)
Minggu, 31 Agustus 2014

Merubah Kepemilikan File

Setiap file di dalam linux terdapat atribut dan keterangan file. Untuk melihatnya dilakukan dengan menggunakan perintah ls yaitu sebagai berikut :
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    root     root     juli 09 2009            /home/file1
maksud dari keterangan diatas menurut  blok :
-rwxr-xr-x              =  hak akses dari suatu file
root                           =  user
root                           =  grup
juli 09 2009          =  tanggal pembuatan file
/home/file             =  letak file / nama file

Setelah melihat contoh diatas sekarang adalah cara untuk merubah kepemilikan file. Caranya adalah dengan perintah chown sebagai berikut :
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    root     root     juli 09 2009            /home/file1
[root@anggit root]# chown  anggit  /home/file1
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    anggit       root     juli 09 2009            /home/file1

dari contoh diatas terlihat bahwa file1 yang dimiliki oleh user root berubah kepemilikan menjadi user anggit. Kemudian cara untuk merubah kepemilikan grup adalah dengan menggunakan perintah chgrp.Contohnya sebagai berikut :
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    anggit       root     juli 09 2009            /home/file1
[root@anggit root]# chgrp anggit /home/file1
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    anggit       anggit     juli 09 2009            /home/file1

dari contoh diatas terlihat bahwa file1 yang dimiliki oleh grup root berubah kepemilikan menjadi grup  anggit. Berikut ini langkah untuk merubah kepemilikan file dan grup secara bersamaan. Contoh perintah :
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    anggit       anggit     juli 09 2009            /home/file1
[root@anggit root]# chown  root.root /home/file1
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    root     root     juli 09 2009            /home/file1

dari contoh diatas terlihat bahwa file1 yang dimiliki oleh user anggit dan  grup anggit berubah kepemilikan menjadi user root dan grup  root. Jika kadang dijumpai file yang tidak bisa terubah kepemilikannya bisa menggunakan perintah –R (recursive). Contoh penggunaan sebagai berikut :
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    root     root     juli 09 2009            /home/file1
[root@anggit root]# chown -R anggit.anggit   /home/file1
[root@anggit root]# ls –l /home
-rwxr-xr-x         1    anggit    anggit    juli 09 2009            /home/file1
readmore »»  
Diposting oleh Unknown di 12.04 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Direktory Linux

(baca : root)
Partisi dimana di letakkan / (root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.


/boot
Direktori /boot tesimpan file-file boot loader diantaranya GRUB atau LILO.

/sys (baca : system)
Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware.

/sbin (baca : super binary)
Berisi file-file biner yang esensinya untuk sistem dan mengendalikan sistem.

bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user

boot
Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image

dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan system

etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diakses oleh super user

home
Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu

lib
Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori

proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat

root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya root yang dapat menggunakan binary-binary tersebut

tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan

usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user.

var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Swap
Swap disebut juga sebagai virtual memory yang fungsinya ya sebagai virtual memory

readmore »»  
Diposting oleh Unknown di 11.56 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Direktory Linux

(baca : root)
Partisi dimana di letakkan / (root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.


/boot
Direktori /boot tesimpan file-file boot loader diantaranya GRUB atau LILO.

/sys (baca : system)
Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware.

/sbin (baca : super binary)
Berisi file-file biner yang esensinya untuk sistem dan mengendalikan sistem.

bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user

boot
Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image

dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan system

etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diakses oleh super user

home
Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu

lib
Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori

proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat

root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya root yang dapat menggunakan binary-binary tersebut

tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan

usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user.

var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Swap
Swap disebut juga sebagai virtual memory yang fungsinya ya sebagai virtual memory

readmore »»  
Diposting oleh Unknown di 11.56 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama
Langganan: Postingan (Atom)
Copyright © 2012 Teknik Komputer Jaringan 2 SMKN 5 Pekanbaru |